Anyway, mas morphic. Boleh tanya gak, kenapa kadang-kadang (jarang sekali sih) aku terbangun pada malam hari. Aku bisa ngelihat semua keadaan seperti biasa, tapi aku gak bisa bergerak. Bahkan mataku enggak bisa bergerak.

Kadang-kadang kupaksain gerak. Kupaksa tanganku untuk gerak, biarpun susah akhirnya berhasil.

Kadang2 gak enak, soalnya aku sering tidur tengkurap. Pernah beberapa kali aku bangun dan seperti itu, padahal aku susah napas karena lagi tengkurep…

Pernah juga aku kayak gitu pada saat aku gak bisa nafas karena hidungku penuh ingus, sedangkan mulut gak bisa kubuka buat bernafas.
Ada penjelasan?

(No name)

Jawab:
Dalam medis, masalah kamu itu disebut sleep paralysis. Keadaan ini menyebabkan kamu sulit menggerakkan tubuhmu. Gejala lain yang mungkin kamu rasakan biasanya dada sesak, sesak nafas dan seperti dicekik.

Definisi sleep paralysis sendiri (menurut Stanford) adalah periode saat terjadi ketidakmampuan melakukan gerakan secara sadar baik saat tidur maupun saat terbangun. Sederhananya kamu tidak dapat bergerak selama beberapa saat ketika terbangun dari tidur.

Hal ini adalah hal yang normal. Siapa saja bisa mengalaminya.

Penyebabnya masih belum dapat dijelaskan secara pasti. Akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat menyebabkan sleep paralysis, antara lain:
-kurang tidur
-Tidur menghadap ke atas
-pola tidur yang tak tentu
-stres
-perubahan gaya hidup
-lucid dreams.

Dalam medis juga dikenal istilah REM (Rapid Eye Movement). Dimana fase REM merupakan fase seseorang mengalami tidur yang paling dalam. Selama fase ini, tubuh tidak saling berhubungan dengan otak sehingga terjadi paralisis pada tubuh. Nah, sleep paralisis baru akan terjadi bila pikiran kita keluar dari fase REM sementara tubuh masih belum berhubungan dengan otak.

Kesimpulannya, ada gangguan pada fungsi fase REM.

Terima kasih,
Semoga bermanfaat.

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

mau nanya, kalo anemia turunan itu bisa disembuhkan apa ga?? kalo ya bagaimana caranya?? dan kalo tidak, gimana cara pencegahannya??
nah untuk Thalasemia, itu apakah sama dengan anemia yang terkadang memerlukan transfusi darah walau tak sesering penderita Thalasemia??
terimakasih.. dokter…^^
(Nana)

Jawab:
Ada beberapa jenis penyakit darah yang termasuk anemia keturunan atau herediter. Misalnya anemia hemolitik herediter (contohnya seperti sferositosis herediter, defisiensi enzim G6PD, Eliptositosis herediter, sickle-cell anemia dan lain-lain ), anemia hipoplastik kongenital (sindrom Diamond-Blackfan), anemia Fanconi dan lainnya.
Tentunya pengobatannya pun berbeda-beda. Walaupun diberikan terapi, penyembuhan anemia-anemia herediter di atas tetap saja tidak bisa dijamin. Akan tetapi, dengan terapi yang tepat, anemia masih dapat dikontrol.

Misalnya, saya beri contoh.
-Defisiensi G6PD diterapi dengan transfusi. Dan diusahakan untuk menghindari hal-hal yang menyebabkan stres oksidan pada sel daraha merah. Misalnya obat-obatan (primakuin) dan makanan yang mengandung fava beans.
-anemia aplastik bisa diterapi dengan transplantasi sumsum tulang. Terapi ini baik untuk mereka yang masih anak-anak. Namun untuk orang dewasa, lebih sering diberikan kortikosteroid.

Untuk thalasemia sendiri merupakan penyakit darah menurun akibat defisiensi rantai globin dalam eritrosit. Dalam buku Kedokteran – Ilmu Kesehatan Anak Nelson, disebutkan bahwa thalasemia ini termasuk anemia hipokromik herediter. Dalam hal ini tentu hampir sama dengan anemia kekurangan besi yang morfologi eritrositnya juga hipokromik.
TeZapi thalasemia tergantung tipe dan derajat keparahannya.

Pengobatan thalasemia yang umum diberikan antara lain transfusi darah, terapi Iron Chelation, dan suplemen asam folat.

Terima kasih.
Semoga bermanfaat,

Gan,, mw nanya nih..
Knpa yaa tangan saya sring brkeringat..

Pdhal biasanya cuma duduk,, tp tangan nya keringatan sndiri..
Apa itu gejala paru2 basah..
klw iya,, solusi nya gimana donk…:)

makasih seblumnya…:)

(Ardy Prologic)

Jawab:
Terima kasih.
Keringat berlebih biasanya disebut hiperhidrosis oleh kalangan medis. Dan penyebab gangguan ini masih belum jelas.

Berkeringat banyak di telapak tangan ataupun kaki merupakan salah satu tanda hiperhidrosis. Hiperhidrosis yang hanya terjadi di telapak tangan atau kaki biasanya disebabkan oleh emosi (misalnya stres) atau suhu. Hiperhidrosis yang terjadi secara general atau hampir di seluruh tubuh terkadang dapat ditemukan pada beberapa penyakit jantung tertentu.
Namun, bukan berarti bahwa hiperhidrosis selalu dipastikan memiliki kaitan dengan penyakit jantung. Terkadang ada juga hiperhidrosis yang terjadi secara fisiologis.

Penyebab lain hiperhidrosis adalah hipertiroid. Penderita hipertiroid cenderung sering merasa panas.

Paru-paru basah sendiri adalah sebutan lain untuk pneumonia. Dan gejala pneumonia antara lain batuk berdahak (umumnya diawali dengan batuk kering dan sakit), nyeri dada dan sesak nafas.

Di beberapa sumber yang saya dapatkan, pada pneumonia sering ditemui hiperhidrosis. Namun di sumber hiperhidrosis lain, tidak disebutkan ada kaitan antara hiperhidrosis dengan pneumonia. Mungkin kamu bisa cari lebih banyak lagi nanti atau tanya langsung pada dokter.

Terima kasih,
Semoga bermanfaat

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

Punya pertanyaan untuk konsultasi? Klik disini

Dokter Morphic… 🙂

Mohon informasinya untuk penyakit pneumonia..
1. Penyakit apa ini?
2. Apa penyebab utama penyakit ini, dan bagaiman seorang dokter bisa menyatakan bahwa seorang pasien mengidap penyakit ini?
3. Pengobatan apa yang akan diberikan kepada penderita penyakit ini.

Saya tunggu jawabannya..
Thanks

Jawab:
Pneumonia itu adalah salah satu jenis penyakit paru-paru. Pada penyakit paru-paru ini terjadi pengisian alveoli (pulmonary alveolus) dengan cairan. Perlu kamu ketahui satu hal sebelumnya bahwa alveoli atau pulmonary alveolus ini berperan menyerap oksigen dari udara.
Nah, karena terisi cairan maka terkadang penyakit pneumonia disebut juga paru-paru basah.

Penyebabnya banyak sekali. Bisa disebabkan oleh virus (RSV, influenza, parainfluenza), jamur, parasit ataupun bakteri. Yang jelas banyak sekali. Bahkan konsumsi alkohol berlebih juga diduga bisa menyebabkan pneumonia.
Sebenarnya inti dari penyebab pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan paru-paru meradang.

Gejala yang sering muncul dari penyakit pneumonia antara lain batuk berdahak (mula-mula kering dan sakit), sakit dada, demam dan sulit bernafas (dyspnea). Penyakit ini bisa didiagnosis dengan pemeriksaan dahak ataupun dengan sinar-X.

Pengobatannya tergantung penyebabnya.
Jika disebabkan oleh bakteri maka berikan antibiotik.
Jika disebabkan oleh virus, pengobatannya hampir sama dengan penderita flu, hanya saja lebih ditekankan dengan istirahat yang cukup dan pemberian yang cukup serta gizi yang baik.
Dan apabila disebabkan oleh jamur, berikan antijamur.

Semoga bermanfaat.
Terima kasih

bisakah Thalassemia di sembuhkan?
rata-rata penderita Thalassemia bertubuh “langsing”, bisahkah mereka di “gemuk an” dgn terapi apa??dan obat/suplemen apa yg cocok buat mereka??trimakasih….

Jawab:
Terima kasih sudah mau berkonsultasi di sini.
Thalasemmia tidak bisa disembuhkan. Namun walau begitu sebenarnya penderita thalasemia masih mampu hidup normal terutama mereka yang thalasemia minor/trait.

Pada penderita thalasemia yang berat, mereka harus cukup sering mendapat terapi transfusi darah. Walau ini berat, namun saya anjurkan terapi ini jangan dihentikan.

Untuk pertanyaan mengenai penderita thalasemia yang bertubuh “langsing” atau “kurus”, sebenarnya hal ini bukanlah salah satu manifestasi klinik dari thalasemia. Artinya, “kurus” bukanlah tanda penting dari thalasemia.
Namun, kalau ingin diberi suplemen tidak apa-apa kok. Suplemen apa saja saya rasa tidak masalah.

Terima kasih.

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

Punya pertanyaan untuk konsultasi? Klik disini