Mas samuel, saya mau tanya. Kenapa ya anak saya tetap kurus walau sering diberi suplemen.

Dan suplemen apa yang bagus untuk anak-anak ya? Terima kasih banyak!
(T)

Jawab:
Gizi untuk anak sangatlah penting. Terutama kebutuhan nutrisi anak usia 5 sampai 18 tahun sebab pada usia-usia seperti ini perkembangan masih belum berhenti.

Sebenarnya suplemen apa saja yang anda pakai tidak jadi masalah. Asalkan suplemen tersebut telah dinilai baik, atau terbukti baik ataupun memang dianjurkan dokter.

Namun anda harus ingat. Suplemen bukan pengganti makanan. Suplemen itu hanya pelengkap. Artinya makanan sehat tetaplah yang terpenting.
Dan anda juga harus ingat suplemen sebaik apapun itu akan sia-sia jika makanan sehari-harinya tidak sehat.
Usahakan anak anda mengonsumsi makanan berprotein tinggi, dan sangat baik jika dilengkapi dengan suplemen.

Karena suplemen banyak sekali jenisnya, ada baiknya jika anda mengonsultasikannya dengan dokter anda agar anak anda mendapat suplemen yang tepat bagi dia.
Hal ini harus anda lakukan, sebab bisa saja terjadi dampak dari suplemen yang tidak tepat bagi anak anda.

Sekian,
Terima kasih

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

Punya pertanyaan untuk konsultasi? Klik disini

mau nanya, kalo anemia turunan itu bisa disembuhkan apa ga?? kalo ya bagaimana caranya?? dan kalo tidak, gimana cara pencegahannya??
nah untuk Thalasemia, itu apakah sama dengan anemia yang terkadang memerlukan transfusi darah walau tak sesering penderita Thalasemia??
terimakasih.. dokter…^^
(Nana)

Jawab:
Ada beberapa jenis penyakit darah yang termasuk anemia keturunan atau herediter. Misalnya anemia hemolitik herediter (contohnya seperti sferositosis herediter, defisiensi enzim G6PD, Eliptositosis herediter, sickle-cell anemia dan lain-lain ), anemia hipoplastik kongenital (sindrom Diamond-Blackfan), anemia Fanconi dan lainnya.
Tentunya pengobatannya pun berbeda-beda. Walaupun diberikan terapi, penyembuhan anemia-anemia herediter di atas tetap saja tidak bisa dijamin. Akan tetapi, dengan terapi yang tepat, anemia masih dapat dikontrol.

Misalnya, saya beri contoh.
-Defisiensi G6PD diterapi dengan transfusi. Dan diusahakan untuk menghindari hal-hal yang menyebabkan stres oksidan pada sel daraha merah. Misalnya obat-obatan (primakuin) dan makanan yang mengandung fava beans.
-anemia aplastik bisa diterapi dengan transplantasi sumsum tulang. Terapi ini baik untuk mereka yang masih anak-anak. Namun untuk orang dewasa, lebih sering diberikan kortikosteroid.

Untuk thalasemia sendiri merupakan penyakit darah menurun akibat defisiensi rantai globin dalam eritrosit. Dalam buku Kedokteran – Ilmu Kesehatan Anak Nelson, disebutkan bahwa thalasemia ini termasuk anemia hipokromik herediter. Dalam hal ini tentu hampir sama dengan anemia kekurangan besi yang morfologi eritrositnya juga hipokromik.
TeZapi thalasemia tergantung tipe dan derajat keparahannya.

Pengobatan thalasemia yang umum diberikan antara lain transfusi darah, terapi Iron Chelation, dan suplemen asam folat.

Terima kasih.
Semoga bermanfaat,