apakah dengan usia saya yang sudah 22 tahun dengan tinggi 161 cm masih bisa tinggi lagi?saya pengen tinggi lagi sekitar 5 cm,dan ketika saya cari di internet ternyata ada jual beli online obat peninggi badan yang bisa meninggikan badan dalam 1 bulan bisa sampai 5 cm – 15 cm ,itu namanya grow up usa , apakah obat itu bahaya?atau gimana ?mohon penjelasannya ,terima kasih.

(A, laki-laki, 22 tahun 6 bulan, 65 kg, 161 cm)

Jawab:
Selamat malam A.

Sudah beberapa kali teman-teman kita yang lain juga menanyakan soal obat tersebut di konsultasi MorphostLab. Saya mungkin tidak berani menyatakan obat tersebut baik atau tidak ataukah bahaya atau tidak. Sebab ini sudah menyangkut nama merk.

Seseorang dapat bertumbuh tinggi apabila tulang/lempeng epifisisnya belum tertutup. Anak laki-laki akan mengalami penutupan lempeng ini ketika sudah berumur 18-22 tahun. Setiap orang berbeda-beda. Ada yang pertumbuhannya berhenti pada umur 18 ada juga yang berhenti pada umur 21.

Saat ini umur kamu sudah 22 tahun. Tentu lempeng epifisis kamu sudah tertutup. Kalaupun belum mungkin pertambahannya hanya sedikit.

Mohon maaf bila penjelasan saya cukup mengecewakan.
Saya mencoba menjelaskan supaya wawasan kita dapat bertambah.

Terima kasih
Semoga bermanfaat.

Pak dokter saya mau tanya ,saya saat ini sedang menderita penyakit kusta dan juga dalam masa pengobatan,tapi yang jadi keluhannya , saya itu merasakan badan terasa sakit semua sampai ke sendi2, apakah menmang reaksi obat yang di anjurkan dokter,atau ada penyakit lain ya dok.
untuk bahan:
1.saya,melakukan pengobatan -+ 1 Bulan
2.Melakukan pengobatan/dokter di puskesmas wilayah saya
3.badan saya,sudah pada bengkak2.

(Alasan Saya bertanya di Forum ini)
Karena saat ini saya sedang bekerja di luar Jawa daerah terpencil lagi,untuk obat2tan saya sudah bawa cukup untuk enam bulan kedepan /tentunya dengan saran dokter.
yang jadi binggu kalau mendapatkan masalah2 kaya gini,mau konsultasi sama siapa?…
sampai ahirnya saya menemukan forum bapak, mudah2han ini suatu jalan yang di tujukan oleh Allah .Amin.
sekali lagi saya berharap banya atas bantuan bapak dokter,atas bantuanya saya ucapkan terima kasih ,mudah2han Allah membalas kebaikan Bapak Dokter.

(T, perempuan, 35 tahun 3 bulan, 60 kg, 145 cm)

Jawab:
Selamat malam bu.

Sebelumnya saya mohon maaf atas keterlambatan saya menjawab konsultasi ibu. Berhubung banyaknya konsultasi yang masuk.

Pengobatan kusta sama dengan pengobatan tuberkulosis dikarenakan penyebab penyakit ini adalah kuman mycobacterium. Obat-obat yang digunakan biasa disebut Obat Anti Tuberkulosis (OAT)

OAT sendiri ada dua golongan yaitu OAT mayor dan minor. OAT mayor sampai saat ini ada lima obat yaitu streptomosin, etambutol, rifampisin, pyrazinamid dan isoniazid.

Saya tidak tahu apa jenis obat yang ibu gunakan.

Apa yang ibu alami sebenarnya adalah reaksi efek samping obat anti tuberkulosis. Yaitu efek samping ringan dari pyrazinamid. Nyeri sendi memang umum terjadi setelah pemakaian pyrazinamid.

Saran saya cobalah bicarakan hal ini kepada dokter Anda. Agar obat tersebut diganti dengan obat yang lain.

Terima kasih
Semoga bermanfaat

dr. Samuel Sembiring

mau tanya n mohon infonya
obat peninggi badan GROW UP USA berbahaya gx ya
please infox saya sudah terlanjur beli dan mengkonsumsi

(S, perempuan, 20 tahun 6 bulan, 44 kg, 149 cm)

Jawab:
Selamat malam S.

Maaf ya, saya tidak berani berkomentar mengenai obat-obat online lewat forum terbuka seperti ini.
Terlebih lagi saya tidak begitu mengenali kandungan-kandungan yang ada di dalam obat tersebut.

Dokter biasanya hanya mau memberikan resep obat yang memang sudah teruji dalam jurnal-jurnal medis.

Obat tersebut sudah saya bahas beberapa kali pada konsultasi-konsultasi yang lewat.
Mungkin kamu bisa membacanya.

Terima kasih
Samuel Sembiring, dr.

Terimaksih dok atas saran dan balasaanya,
Tapi saya sudah dikasih surat sakit (cuti) sama dokter sp 4 minggu dok, karena saya takut penyakit tb saya ini menjadi tertular ke org lain.
Iya dok pendengaran jadi kuang baik sama buang air kecil warnanya merah ,
Bagaimana dengan penularannya dok ? apa saya harus pake masker ? Saya takut dijauhi temen temen dok

T, wanita

Jawab:
Salam bu.

Penyakit tuberkulosis memang cepat menular karena penularannya via udara. Memang 1/3 penduduk Indonesia sudah terinfeksi tuberkulosis, namun tidak semuanya memunculkan gejala. Mengapa? Karena hanya dengan imunitas yang baik, kuman tuberkulosis hanya akan tetap laten di dalam tubuh. Suatu saat bila ketahanan tubuh menurun, maka kuman tuberkulosis ini baru akan menunjukkan penyakitnya.

Asalkan imunitas orang sekitar ibu cukup baik, menurut saya mereka tidak begitu saja akan tertular penyakit ibu. Jadi ibu tidak perlu harus cuti begitu lama. Memakai masker boleh kok sebagai proteksi. Bila ibu tidak cukup yakin bahwa orang sekitar tidak tertular, ibu boleh pakai masker.

Seperti yang sudah pernah saya jelaskan sebelumnya bu. Mengenai efek samping OAT. Buang air kecil berwarna merah itu disebabkan karena obat pirazinamid.
Bila keluhan ini sangat menganggu. Boleh segera dikonsultasikan ke dokter spesialis paru.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Samuel Sembiring, dr.

Sekarang ini masyarakat tampaknya sudah tahu bahwa diabetes itu terbagi atas dua tipe. Ini bukan hal yang baru lagi. Mengapa? Sebab seiring waktu jumlah penderita diabetes semakin banyak.

Pengobatan sering menjadi masalah. Terutama pengobatan oral yang membutuhkan pola konsumsi yang teratur dan bersyarat. Umumnya penderita diabetes tipe 1 tidak mengonsumsi pengobatan oral. Mereka lebih sering memakai injeksi insulin. Berbeda dengan diabetes tipe 2 yang harus mengonsumsi pengobatan oral.

Apa saja obat yang perlu dikonsumsi bagi penderita diabetes tipe 2?
Banyak jenisnya. Bahkan sekarang sudah banyak perusahaan obat yang memproduksi bermacam-macam obat diabetes (khususnya tipe 2). Contoh obat-obat yang sering diberikan pada penderita diabetes tipe dua antara lain sulfonylureas, biguanides, Alpha-glucosidase inhibitor , thiazolidinediones, dan meglitinides.

Setiap obatnya memiliki cara kerja yang berbeda, manfaat yang berbeda, dan efek samping yang berbeda. Cara meminum obatnya pun berbeda!

Sulfonylureas

Obat jenis ini merangsang pankreas untuk menghasilkan insulin lebih banyak lagi yang kemudian akan menurunkan kadar gula darah. Dikarenakan obat ini sangat bergantung pada pankreas, maka penderita diabetes yang memiliki gangguan pada pankreas tidak dianjurkan meminum obat ini. Juga bagi mereka yang memiliki alergi terhadap obat golongan sulfa tidak dibenarkan mengonsumsi obat sulfonylureas.

Obat ini mampu bekerja sepanjang hari, jadi sebenarnya cukup makan sekali sehari. Sebagian yang lain mengonsumsinya dua kali sehari. Tetapi walau demikian, tetaplah memakannya sesuai anjuran dokter Anda.

Obat sulfonylureas ini harus dikonsumsi 15 menit – 30 menit sebelum makan. Kalau misalnya obat ini diresepkan sekali sehari maka obat ini harus dikonsumsi sebelum makan pagi setiap hari. Kalau Anda mengonsumsinya dua kali sehari maka lebih baik dimakan sebelum makan pagi dan sebelum makan malam setiap hari.

Contoh obat-obat yang tergolong sulfonylureas antara lain glibenclamide, glyburide, glipizide, dan glimepiride.

Biguanides
Obat ini mampu menurunkan kadar glukosa darah dengan dua cara yaitu mengurangi proses hepatic gluconeogenesis yang normalnya memproduksi glukosa dan cara kedua yaitu meningkatkan sensitivitas insulin terhadap glukosa. Obat ini tidak meningkat kadar insulin. Bahkan dalam beberapa kasus obat ini justru mengurangi insulin.

Terkadang obat biguanides ini dapat mengurangi berat badan sehingga bisa memudahkan kita untuk mengontrol lemak dalam darah dan kolesterol.

Obat ini bisa dikonsumsi dua atau tiga kali sehari dan dimakan bersamaan saat makan (makan pagi, siang atau malam). Contoh obat biguanides antara lain metformin (glucophage).

Alpha-glucosidase inhibitor

Kini sudah ada dua jenis obat yang tergolong alpha-glucosidase inhibitor, yaitu acarbose (precose) dan miglitol (glyset). Obat-obat golongan ini bekerja dengan cara menghambat enzim yang mencerna amilum (pati). Sehingga dampaknya akan memperlambat peningkatan kadar glukosa darah atau bahkan menurunkannya. Obat ini boleh dimakan sampai tiga kali sehari dan harus dimakan bersama suapan pertama setiap makan.

Thiazolidinediones
Obat generik dari jenis obat ini adalah pioglitazone dan troglitazone. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin, agar glukosa dalam darah dapat masuk dengan mudah ke dalam sel sebagai energi.

Pioglitazone umumnya dimakan satu kali sehari dan harus teratur setiap harinya. Boleh dimakan tanpa atau dengan makanan. Biasanya dimakan saat pagi hari. Berbeda dengan troglitazone yang boleh dikonsumsi satu kali atau dua kali sehari. Namun harus dengan waktu yang teratur pula.

Cara makan obat yang berbeda!
Jadi, dari sekian banyak jenis obat anti-diabetes, setiap obatnya memiliki cara konsumsi yang berbeda. Dan ini harus diperhatikan untuk mendapat hasil atau dampak yang efektif!

Referensi:
Type 2 Diabetes Mellitus Medication, emedicine.com
When to take metformin, diabetesforums.com
Precose and Glyset (Starch Blockers), diabetesnet.com
Medications for Diabetes – Oral Medications, lifeclinic.com