Mau tanya nih mas.
Temanku ada yg sakit tifus. Terus dia ngotot minum alkohol 10%. Aku udah berusaha larang dia tu. Tapi tetap gak mau dengar.

Kira-kira boleh gak orang sakit tifus minum alkohol? Aneh tu anak!

(A)

Jawab:
Tifus itu sebenarnya merupakan penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakter Salmonella thypi. Gejala-gejala dari penyakit ini antara lain:
-demam tinggi. Bisa lebih dari 5 hari terutama malam hari.
-sering mual dan muntah
-diare
-dll

Sebenarnya penderita tifus dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang bersih selama sakit. Bahkan terkadang dianjurkan makan bubur.
Nah, apalagi alkohol. Kesimpulannya, tidak baik meminum alkohol selama masih sakit.

Kalau dia memang ingin minum alkohol, usahakan tifus-nya benar-benar sembuh total dulu.

Sekian,
terima kasih

saya mau tanya saya menurut dokter kena penyakit tifus, sudah 3 minggu, tetapi rasa lemas dan kepala tidak enak masih ada, padahal berat badan saya sekarang sudah normal yaitu 58 kg dan tekanan darah 120 kata dokter normal, tetapi mengapa rasa lemas itu masih ada dan kepala rasanya masih tidak enak, mohon penjelasannya dok, saya harus mengkonsumsi makanan apa agar rasa lemas itu cepat hilang

(TP)

Jawab:

Selamat sore.

Demam tifoid atau biasa disebut tifus merupakan salah satu penyakit yang diindikasikan untuk dirawatinap. Alasannya? Penyakit ini membutuhkan tirah baring total agar membantu penyembuhannya.

Badan lesu atau lemah walau sudah sembuh dari tifus merupakan hal yang lazim. Memastikan apakah sudah sembuh atau tidak tentu dari cek darah. Mungkin pemeriksaan darah kamu sudah kembali ke dalam batas normal sehingga kamu boleh dirawat di rumah.

Walaupun kamu sudah diperbolehkan pulang, kamu masih harus tetap tirah baring di rumah. Makan makanan yang sehat dan bergizi sangat dianjurkan. Obat-obat yang diberikan dokter harus tetap diteruskan terutama antibiotik. Tetap makan antibiotik dengan patuh agar antibiotik yang kamu konsumsi tidak resisten.

Terima kasih
Semoga bermanfaat

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

Punya pertanyaan untuk konsultasi? Klik disini

Siang dr. Sam. Mau tanya nih. Udah 2 minggu ini batukku gak sembuh”. aku takut ini TBC. Batukku kering gak berdahak. tapi batuknya gak parah” amat lah…

Yang mau aku tanya, ciri-ciri TBC itu kayak mana ya?
TQ

Jawab:
Selamat siang juga.
TBC (tuberkulosis) merupakan penyakit akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberkulosis yang sistemik. Penularan penyakit ini bisa lewat udara dan masuk ke saluran pernafasan.

Misalnya, seseorang kontak dengan penderita TBC. Orang seperti ini tentu punya risiko terkena TBC juga. Walau tidak 100%.

Gejala TBC antara lain:
-batuk lama. Bisa lebih dari 30 hari.
-berat badan turun tanpa sebab yang jelas.
-demam lama dan berulang tanpa sebab.
-hilang selera makan
-terkadang ada diare
-pembesaran kelenjar limfe

Nah, untuk memastikan diagnosis TBC sendiri harus ada dilakukan beberapa pemeriksaan. Misalnya
-uji tuberkulin. Nilainya harus positif.
-foto Rontgen paru
-ada respon yang baik dengan pengobatan OAT (Obat anti tuberkulosis)
-pemeriksaan sputum ditemukan bakateri Mycobacterium tuberkulosis

Mungkin cukup sekian. Semoga kamu bisa dapat gambaran dengan penjelasan ini.

Terima kasih.
Semoga bermanfaat

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com
Punya pertanyaan untuk konsultasi? Klik disini

saya mau tanya. Saya baru melahirkan sekitar satu bulan yang lalu. Alhamdulilah bayi saya tidak ada kelainan. Namun entah kenapa dari dulu sampai saat ini badannya terasa agaka demam. Pernah paling tinggi (38.5 derajat C) Demamnya naik turun terus.

Terus, saya cari info terus di internet tentang demam pada anak bayi, dan kebanyakan yang saya dapatkan info tentang “sepsis”

jdi, yang mau saya tanyakan, apa mungkin anak saya terkena sepsis? Dan mohon dijelaskan apa itu sepsis.

Terima kasih.

(T)

Jawab:
Sebelumnya saya ucapkan selamat atas kelahiran bayi anda bu.

Nah, begini. Sepsis itu merupakan kondisi dimana terjadi infeksi akibat beredarnya kuman dalam darah. Penyebab infeksinya biasanya adalah bakteri.

Bayi yang baru lahir, sudah seharusnya kondisinya sehat. Artinya, tidak panas atau demam. Nah, jika bayi anda lahir dalam kondisi yang seperti yang anda jelaskan tadi, maka memang sudah seharusnya kita cari penyebabnya.

Penyebab demam pada bayi baru lahir ada banyak, dan salah satunya kemungkinan besar adalah sepsis. Ada beberapa faktor yang perlu anda ketahui yang dapat menyebabkan sepsis pada bayi.
Misalnya faktor ibu antara lain ibu demam, infeksi saluran kemiih, ketuban pecah dini dan keputihan. Faktor dari bayi sendiri antara lain lahir prematur, daya tahan tubuh bayi yang rendah dan berat badan lahir rendah. Sedangkan faktor lainnya seperti kurang higienisnya perawatan bayi, cara prosedur kelahiran atau kontak langsung dari tenaga kesehatan (misalnya dokter, perawat dan lain-lain).

Nah, untuk menegakkan diagnosis sepsis, kita tidak bisa hanya dengan menebak saja atau dengan melihat gejala klinis dari si bayi saja. Ada beberapa tahapan prosedur pemeriksaan yang harus dilakukan. Misalnya kultur darah atau urin untuk menentukan bakteri patogen yang menginfeksi. Atau bisa juga dengan pungsi lumbal (mengambil cairan serebrospinal) untuk menyingkirkan kemungkinan meningitis.

Semoga bermanfaat,
Terima kasih.

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

Punya pertanyaan untuk konsultasi? klik disini

Dokter Morphic… 🙂

Mohon informasinya untuk penyakit pneumonia..
1. Penyakit apa ini?
2. Apa penyebab utama penyakit ini, dan bagaiman seorang dokter bisa menyatakan bahwa seorang pasien mengidap penyakit ini?
3. Pengobatan apa yang akan diberikan kepada penderita penyakit ini.

Saya tunggu jawabannya..
Thanks

Jawab:
Pneumonia itu adalah salah satu jenis penyakit paru-paru. Pada penyakit paru-paru ini terjadi pengisian alveoli (pulmonary alveolus) dengan cairan. Perlu kamu ketahui satu hal sebelumnya bahwa alveoli atau pulmonary alveolus ini berperan menyerap oksigen dari udara.
Nah, karena terisi cairan maka terkadang penyakit pneumonia disebut juga paru-paru basah.

Penyebabnya banyak sekali. Bisa disebabkan oleh virus (RSV, influenza, parainfluenza), jamur, parasit ataupun bakteri. Yang jelas banyak sekali. Bahkan konsumsi alkohol berlebih juga diduga bisa menyebabkan pneumonia.
Sebenarnya inti dari penyebab pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan paru-paru meradang.

Gejala yang sering muncul dari penyakit pneumonia antara lain batuk berdahak (mula-mula kering dan sakit), sakit dada, demam dan sulit bernafas (dyspnea). Penyakit ini bisa didiagnosis dengan pemeriksaan dahak ataupun dengan sinar-X.

Pengobatannya tergantung penyebabnya.
Jika disebabkan oleh bakteri maka berikan antibiotik.
Jika disebabkan oleh virus, pengobatannya hampir sama dengan penderita flu, hanya saja lebih ditekankan dengan istirahat yang cukup dan pemberian yang cukup serta gizi yang baik.
Dan apabila disebabkan oleh jamur, berikan antijamur.

Semoga bermanfaat.
Terima kasih