mas morphic
mw konsul nih
aq batuk udh lebih dri 3 minggu blm ke dokter
3 minggu yg lalu aq demam trus sembuh demam aq batuk…
obat2 yg udh aq minum ambroxol,intermoxil,dextamin,vicks,Obh batu berdahak

batuk aq berdahak pagi2 sering buang dahak
klu pagi dahak agak kental…..
gak ada darah tapi
klu siang ama sore biasa aja
tpi batuk aq gak berat
sesekali aja
kadang dada sesak klu malam gag sering x juga

solusinya apa ya …..
plzzzzzzz

(Ikram)

Jawab:
Saya sangat menganjurkan anda untuk segera datang ke dokter. Dokter paru ataupun dokter umum tidak jadi masalah.

Karena menurut saya, batuk yang kamu alami ini sudah seharusnya diperiksa untuk menyingkirkan kemungkinan TBC.

Dari keluhan-keluhan yang kamu katakan, penyakit yang kamu alami ini cukup mirip dengan gejala-gejala klinis TBC (tuberkulosis) meskipun memang harus butuh pemeriksaan lebih lanjut. Namun tidak tertutup kemungkin kamu terkena penyakit lain. Artinya saya tidak bisa pastikan

Nah, saya sendiri sebenarnya terlalu cepat menyimpulkan kamu terkena TBC tanpa pemeriksaan sputum (istilah awamnya: dahak). Artinya saya tidak bisa pastikan penyakit tersebut tanpa pemeriksaan. Untuk itu sebaiknya kamu memeriksakan diri ke dokter paru atau dokter umum.

Terima kasih,
semoga bermanfaat.

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

Ibu saya , HB naik terus, oleh dokter disuruh tapping . Tapi sampai sekarang tidak turun2 juga. Sebenarnya apa penyebab HB naik terus ? Apakah HB yg tinggi berarti darahnya kental ? krn saya takut kalo stroke. Apakah HB naik terus itu penyebab pusing terus menerus yg selama ini diderita ibu saya ? Harus diobati dengan apa ? Dimana sy harus bawa berobat yg tepat untuk ibu saya ?

Mohon jawaban segera ya . Terima kasih .

(Mega)

Jawab:
Penyakit yang dialami ibu anda kemungkinan besar adalah polisitemia vera. Dalam hal ini kekentalan darah meningkat (viskositas darah meningkat) dimana kadar eritrosit naik. Tentunya bersamaan dengan kadar HB yang juga naik.

Nah, kemungkinan besar juga, sakit kepala yang dialami ibu anda dikarenakan penyakit ini. Sebab sakit kepala merupakan salah satu gejala klinis dari polisitemia vera.

Gejala lain yang mungkin terjadi antara lain:
-kelelahan
-sesak nafas, terutama saat berbaring
-perut bagian kiri atas terasa penuh
-wajah terlihat agak kemerahan
-keluhan gatal
-dan lainnya.

Dari beberapa sumber yang saya dapatkan, terkadang penyakit ini bisa menyebabkan stroke memang. Nah, untuk itu sangat dianjurkan ibu anda terus menjalani terapi untuk penyakitnya.

Pengobatan yang paling umum adalah menurunkan kekentalan darah (viskositas darah) dengan cara membuang darah (walaupun bisa menyebabkan berkurangnya volume darah). Dalam medis istilah ini disebut phlebotomi.
Untuk memastikannya lebih lanjut, konsultasikan kepada dokter penyakit dalam.

Terima kasih,
Semoga bermanfaat

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

Anyway, mas morphic. Boleh tanya gak, kenapa kadang-kadang (jarang sekali sih) aku terbangun pada malam hari. Aku bisa ngelihat semua keadaan seperti biasa, tapi aku gak bisa bergerak. Bahkan mataku enggak bisa bergerak.

Kadang-kadang kupaksain gerak. Kupaksa tanganku untuk gerak, biarpun susah akhirnya berhasil.

Kadang2 gak enak, soalnya aku sering tidur tengkurap. Pernah beberapa kali aku bangun dan seperti itu, padahal aku susah napas karena lagi tengkurep…

Pernah juga aku kayak gitu pada saat aku gak bisa nafas karena hidungku penuh ingus, sedangkan mulut gak bisa kubuka buat bernafas.
Ada penjelasan?

(No name)

Jawab:
Dalam medis, masalah kamu itu disebut sleep paralysis. Keadaan ini menyebabkan kamu sulit menggerakkan tubuhmu. Gejala lain yang mungkin kamu rasakan biasanya dada sesak, sesak nafas dan seperti dicekik.

Definisi sleep paralysis sendiri (menurut Stanford) adalah periode saat terjadi ketidakmampuan melakukan gerakan secara sadar baik saat tidur maupun saat terbangun. Sederhananya kamu tidak dapat bergerak selama beberapa saat ketika terbangun dari tidur.

Hal ini adalah hal yang normal. Siapa saja bisa mengalaminya.

Penyebabnya masih belum dapat dijelaskan secara pasti. Akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat menyebabkan sleep paralysis, antara lain:
-kurang tidur
-Tidur menghadap ke atas
-pola tidur yang tak tentu
-stres
-perubahan gaya hidup
-lucid dreams.

Dalam medis juga dikenal istilah REM (Rapid Eye Movement). Dimana fase REM merupakan fase seseorang mengalami tidur yang paling dalam. Selama fase ini, tubuh tidak saling berhubungan dengan otak sehingga terjadi paralisis pada tubuh. Nah, sleep paralisis baru akan terjadi bila pikiran kita keluar dari fase REM sementara tubuh masih belum berhubungan dengan otak.

Kesimpulannya, ada gangguan pada fungsi fase REM.

Terima kasih,
Semoga bermanfaat.

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

mau nanya, kalo anemia turunan itu bisa disembuhkan apa ga?? kalo ya bagaimana caranya?? dan kalo tidak, gimana cara pencegahannya??
nah untuk Thalasemia, itu apakah sama dengan anemia yang terkadang memerlukan transfusi darah walau tak sesering penderita Thalasemia??
terimakasih.. dokter…^^
(Nana)

Jawab:
Ada beberapa jenis penyakit darah yang termasuk anemia keturunan atau herediter. Misalnya anemia hemolitik herediter (contohnya seperti sferositosis herediter, defisiensi enzim G6PD, Eliptositosis herediter, sickle-cell anemia dan lain-lain ), anemia hipoplastik kongenital (sindrom Diamond-Blackfan), anemia Fanconi dan lainnya.
Tentunya pengobatannya pun berbeda-beda. Walaupun diberikan terapi, penyembuhan anemia-anemia herediter di atas tetap saja tidak bisa dijamin. Akan tetapi, dengan terapi yang tepat, anemia masih dapat dikontrol.

Misalnya, saya beri contoh.
-Defisiensi G6PD diterapi dengan transfusi. Dan diusahakan untuk menghindari hal-hal yang menyebabkan stres oksidan pada sel daraha merah. Misalnya obat-obatan (primakuin) dan makanan yang mengandung fava beans.
-anemia aplastik bisa diterapi dengan transplantasi sumsum tulang. Terapi ini baik untuk mereka yang masih anak-anak. Namun untuk orang dewasa, lebih sering diberikan kortikosteroid.

Untuk thalasemia sendiri merupakan penyakit darah menurun akibat defisiensi rantai globin dalam eritrosit. Dalam buku Kedokteran – Ilmu Kesehatan Anak Nelson, disebutkan bahwa thalasemia ini termasuk anemia hipokromik herediter. Dalam hal ini tentu hampir sama dengan anemia kekurangan besi yang morfologi eritrositnya juga hipokromik.
TeZapi thalasemia tergantung tipe dan derajat keparahannya.

Pengobatan thalasemia yang umum diberikan antara lain transfusi darah, terapi Iron Chelation, dan suplemen asam folat.

Terima kasih.
Semoga bermanfaat,

Gan,, mw nanya nih..
Knpa yaa tangan saya sring brkeringat..

Pdhal biasanya cuma duduk,, tp tangan nya keringatan sndiri..
Apa itu gejala paru2 basah..
klw iya,, solusi nya gimana donk…:)

makasih seblumnya…:)

(Ardy Prologic)

Jawab:
Terima kasih.
Keringat berlebih biasanya disebut hiperhidrosis oleh kalangan medis. Dan penyebab gangguan ini masih belum jelas.

Berkeringat banyak di telapak tangan ataupun kaki merupakan salah satu tanda hiperhidrosis. Hiperhidrosis yang hanya terjadi di telapak tangan atau kaki biasanya disebabkan oleh emosi (misalnya stres) atau suhu. Hiperhidrosis yang terjadi secara general atau hampir di seluruh tubuh terkadang dapat ditemukan pada beberapa penyakit jantung tertentu.
Namun, bukan berarti bahwa hiperhidrosis selalu dipastikan memiliki kaitan dengan penyakit jantung. Terkadang ada juga hiperhidrosis yang terjadi secara fisiologis.

Penyebab lain hiperhidrosis adalah hipertiroid. Penderita hipertiroid cenderung sering merasa panas.

Paru-paru basah sendiri adalah sebutan lain untuk pneumonia. Dan gejala pneumonia antara lain batuk berdahak (umumnya diawali dengan batuk kering dan sakit), nyeri dada dan sesak nafas.

Di beberapa sumber yang saya dapatkan, pada pneumonia sering ditemui hiperhidrosis. Namun di sumber hiperhidrosis lain, tidak disebutkan ada kaitan antara hiperhidrosis dengan pneumonia. Mungkin kamu bisa cari lebih banyak lagi nanti atau tanya langsung pada dokter.

Terima kasih,
Semoga bermanfaat

dr. Samuel Sembiring
dokter@samuelkarta.com

Punya pertanyaan untuk konsultasi? Klik disini